Lift dan Budaya

Penangkaran manusia

Bunyi denting sebagai penanda bahwa pintu akan segara terbuka berbunyi tepat pada saat semua orang bergerombol rapat didepan pintu. Nampak tidak peduli akan nasib orang lain dan dirinya sendiri, gerombolan yang menunggu didepan pintu pun langsung menerobos ke dalam saat pintu sudah terbuka tanpa mempedulikan bahwa penumpang dari dalam ruangan ingin keluar. inilah potret nyata dari depan pintu lift yang saya saksikan terakhir tadi siang pada saat berkunjung di rumah sakit terbesar se-jogja yang katanya berhati nyaman.

Pengalaman ini tidak hanya terjadi sekali dua kali di rumah sakit lainnya atau di mall-mall ternama. Hampir di semua lift budayanya seperti ini di indonesia. ga tau klo diluar negeri, soalnya disono dulu aku belum pernah nyoba liftnya🙂

Hal ini tidak hanya dilakukan oleh orang yang berpendidikan rendah saja, bahkan para dokter baik yang masih belajar, maupun yang sudah veteran masih saja saya jumpai berperilaku barbar (langsung masuk menerobos), padahal didalam lift itu banyak orang, secara logis harusnya orang yang berada di dalam dibiarkan keluar terlebih dahulu, baru setelah orang didalam bisa keluar kita bisa masuk ke dalam, sehingga wajar jika sering terjadi chaos disaat penumpang mau masuk dan penumpang mau keluar bertumbukan di pintu lift.

Jadi apa yang mempengaruhi mengapa masyarakat indonesia berperilaku barbar didepan lift? yang jelas bukan pendidikan. Budaya, yup hal itu yang menurut saya membuat kita tidak berpikir logis dan realistis. perilaku tergesa-gesa, tidak mau mengalah, egois, dll. koq sepertinya semuanya jelek ya, padahal bangsa indonesia terkenal keramahannya lho, hahahaha

lalu bagaimana cara bersikap yang baik di dalam lift?
1. jangan berdiri didepan pintu saat menunggu
2. persilahkan penumpang di dalam lift untuk keluar terlebih dahulu sebelum anda masuk
3. mulailah masuk saat semua orang yang ingin keluar sudah keluar semua, karena lift memiliki waktu tenggat yang cukup untuk proses keluar masuk sebelum menutup secara otomatis
4. sebaiknya jangan berjejer terlalu dekat dengan penumpang lain jika ruangan masih memungkinkan
5. jangan merokok atau menyemprot didalam lift
6. jika bersama teman berbicaralah sepantasnya dan secukupnya

Lantas apa yang bisa kita pelajari dari lift, sepertinya perilaku dan budaya suatu bangsa bisa kita lihat dari perilaku penumpangnya saat menaiki benda kotak yang tertutup ini. Memang sih belum ada penelitian khusus yang berhasil saya temukan di google, tapi di dalam lift kita bisa belajar banyak mengenai perilaku manusia

2 comments on “Lift dan Budaya

  1. ari says:

    Sama seperti kalau antri masuk bis semacam TransJogja atau TransJakarta misalnya, pemandangan chaos juga sering terjadi. Berbeda yg saya rasakan ketika naik kendaraan umum di negeri tetangga. Rapi dan tertib. Jika perilaku antri bis ini berbanding lurus dengan perilaku antri masuk lift, berarti di negeri tetangga antrian lift juga rapi dan tertib. Sepertinya kita perlu belajar banyak dari negara tetangga

  2. Arki says:

    iya bang ari bener, mulai dari diri sendiri aja paling gampang klo mau mengubah indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s