Sultan Hamengku Buwono I adalah seorang Diver (Penyelam)

 

Apa kiranya yang muncul di benak anda bahwa olahraga selam ternyata telah dilakukan oleh raja mataram beberapa ratus tahun silam? terkejut, terkesima, bangga, atau biasa aja, hehehe, here’s the story i read from Ngayogyakarta Book.

Latihan yang dijalani oleh Raden Mas Sudjono atau yang selanjutnya disebut dengan Sultan Hamengku Buwono I dalam perjalanan studinya untuk menjadi orang dewasa adalah dengan penguasaan batin, pikiran dan perasaan. secara praktis beliau berlatih berkuda guna menyatukan penunggang dengan kuda itu sendiri. Namun ada kegiatan yang sangat menarik untuk disimak selanjutnya.

Beliau melakukan hyperventilasi secara rutin, isn’t wow???

Berbekal kemauan keras, seringkali ia menguji jasmaninya dengan tuntutan-tuntutan berat. Tersebutlah dalam kitab “Cebolek”, bahwa tiap hari jumat Raden Mas Sudjono suka melepaskan kedua cicin berliannya yang bernama Pepe dan Telawong, lalu ditempatkan ke dalam suatu sungai, di malam hari kemudia ia terjun ke dalam sungai itu untuk mencari kedua cincin berlian itu sampai ketemu kembali. Seringkali terjadi, bahwa kedua cincin itu dilemparkan pada jam sembilan malam, dan baru bisa diketemukan lagi di dasar sungai pada waktu menjelang fajar.

Ini merupakan model penyelaman paling tradisional yang pernah dicatatkan oleh sejarah kerajaan mataram. Bahwa sang sultan merupakan seorang diver yang melakukan bukan demi harta karun atau kesenangan semata, tetapi untuk penggemblengan jiwa dan raganya. Mungkin kalau di era sekarang bisa diibaratkan seperti memburu adrenalin untuk menguji nyali apakah fisik dan mental kita dapat bertahan dalam suatu kegiatan atau olah raga ekstrem.

Berbanggalah saya dan teman-teman saya yang berhasil lolos ujian selam sewaktu tes masuk pertama Unit Selam UGM. Sebab, diantara lima ujiannya tertulis syarat bahwa calon peserta harus mampu mengambil barang di dalam air pada kedalaman tertentu. Bisa lah kita katakan bahwa para calon anggota telah menjalani porsi latihan Sultan Hamengku Buwono 1 atau Raden Mas Sudjono, sehingga inilah yang menjadikan para anggotanya yang telah menjalani rangkaian pelatihan pun pasti akan menjadi istimewa.

Yaa walaupun sebetulnya yang diambil terlalu mudah sih, jika dibandingkan dengan kondisi latihan beliau. Namun at least selam merupakan salah kegiatan yang dilakukan untuk latihan disiplin dalam penyatuan jiwa dan raga oleh Sri Sultan Hamengku Buwono Senopati Ing Ngalogo, Ngabdulrahman, Sayidin Panatagama kalifatullah, yang artinya raja yang memerintah dunia, pemimpin tertinggi prajurit perang, abdi dari Dia yang tertinggi, pengatur agama dan wakil dari Tuhan.

One comment on “Sultan Hamengku Buwono I adalah seorang Diver (Penyelam)

  1. annlistyana says:

    aku juga bangga jadi divernya unit selam UGM, generasinya HB ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s