Daun

Image

dahulu kala hiduplah badai

layaknya insani yang sedang jatuh cinta

dia selalu menyampaikan kasihnya dengan hujan petir dan angin tanpa mengenal arah

hingga akhirnya makhluk sombong bernama waktu pun datang kepadanya

seketika dia tersadar bahwa dia tidak mampu mengasihimu seperti yang diinginkannya

seperti saat kelahirannya, dia pun pergi dengan angkuhnya meninggalkan luka

perlahan kasih yg membekas pun kian memudar

layaknya hujan yang menyamar menjadi rintik

tetapi saat rintik sudah lupa arti setia, dapatkah aku mencintaimu

seperti embun yang tak perlu warna untuk membuat mu jatuh cinta

 

inspired by malaikat tanpa sayap and her

2 comments on “Daun

  1. merzyta says:

    couldn’t agree more! it was cool…!🙂

  2. merzyta says:

    eventually, that was me🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s